Ontdek de schoonheid van Indonesische cultuur van PPB
Temukan keindahan budaya Indonesia PPB
Laat u inspireren door de rijke culturele activiteiten die Indonesië te bieden heeft. Wij bewaren en delen de authentieke tradities, zodat u de ziel van Indonesië kunt ervaren.
Terinspirasi oleh kekayaan kegiatan budaya yang ditawarkan Indonesia. Kami melestarikan dan membagikan tradisi otentik, sehingga Anda dapat merasakan jiwa Indonesia.
Preloved (bukan bekas), namun berkualitas, elegansi, warisan Nusantara🩷
(By Susnit)
Masih dalam suasana Hari Kebaya Nasional, belumlah sempat menuliskan tentang hal ini, namun pemikiran pada upaya menularkan dan mempermudah generasi muda untuk mendapatkan kebaya dan perlengkapannya masih terus melayang-layang dalam pemikiran. Memang kebaya adalah warisan budaya yang tak ternilai, namun seringkali terhalang oleh harga dan kesempatan bagi perempuan untuk memilikinya. Dahulu saat ada dalam komunitas lain, sudahlah berjalan upaya menjual kebaya Prelove ini dengan harga relatif murah, namun karena kesibukan lain maka hal ini sudah lama terbengkalai ku tinggalkan. Rupanya pemikiran ini terus menerus mengikuti diri, dan finally gayung bersambut ketika Perkumpulan Perempuan ber Budaya (PPB) menggagaskan ide berani untuk menggelar bazar kebaya preloved yang merupakan terobosan segar relevan dan saya langsung mengamini gagasan ini. Upaya ini sangat segar di tengah gempuran mode fast fashion. Bazar kebaya murah bukan hanya ajang transaksi, tapi bentuk kepedulian terhadap pelestarian wastra sekaligus pemberdayaan ekonomi akar rumput. Alhasil kebaya-kebaya sayapun meluncur dari Jakarta ke Surabaya dan berlanjut dari besti2 lainnya di berbagai daerah untuk turut memeriahkan acara ini. Atas keberanian PPB ini ada beberapa sudut pandangan positif yang patut diacungi jempot yang luar biasa yaitu:
1. Sebagai Pelestarian Warisan Budaya (Bhineka Tunggal Ika) yang Inklusif. Kebaya adalah simbol budaya Nusantara dan bazar ini menjaga agar perempuan tetap bangga mengenakan busana tradisional, alih-alih meninggalkannya karena mahal atau sulit dicari. Dengan harga yang ramah di kantong, bazar ini membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengenakan kebaya di berbagai acara. Ini adalah cara nyata membumikan budaya, bukan sekadar menyimpannya di museum.
2. Demokratisasi Mode (Kebaya untuk Semua).
Harga "murah" membuat kebaya tidak lagi elitis. Semua kalangan, dari anak muda hingga ibu-ibu di kampung, bisa tampil anggun di acara pernikahan, kantor, atau 17-an tanpa was-was dompet.
3. Upaya Gerakan Berkelanjutan (Slow Fashion).
Di era fast fashion yang mencemari lingkungan, bazar preloved ini adalah pernyataan gaya hidup berkelanjutan, yang memberi umur panjang pada sehelai kebaya adalah bentuk cinta kita pada Bumi. Setiap helai yang terjual adalah satu potong tekstil yang tidak berakhir hanya sampai di TPA saja.
4. Menciptakan Ekonomi Sirkular dan Pemberdayaan.
Layak di soroti bahwa ini memberdayakan ekonomi kreatif. Penjual mendapat uang, pembeli mendapat kualitas, dan komunitas mendapatkan energi positif yang terus berkelanjutan. Upaya ini bukan sekadar jual-beli saja, tetapi merupakan ekonomi sirkular yang menghidupkan semangat gotong royong. Para perempuan saling mendukung, berbagi busana berkualitas, dan menciptakan nilai ekonomi dari barang yang sudah tidak terpakai, karena kesempitan, atau sudah punya yang lain.
5. Memiliki Nilai Cerita dan Rasa Solidaritas.
Setiap kebaya yang ditawarkan di bazar ini pasti menyimpan cerita indah dari pemilik sebelumnya, termasuk saya. Dengan membelinya, pemilik yang baru ikut serta merawat memori itu sambil menciptakan cerita baru. Suasana bazar yang hangat pasti juga menjadi ajang silaturahmi sesama perempuan pecinta budaya. Dan saya bangga ada cerita indah saya yang ikut merenda didalamnya. Semoga upaya awal melaksanakan bazar ini menjadi gerakan berkelanjutan yang rutin digelar dan menjangkau lebih banyak daerah.Ini bukti nyata bahwa melestarikan budaya tidak harus kaku dan mahal, justru bisa dimulai dari gerakan sederhana yang meriah. Saya yakin ini akan memicu efek domino positif bagi kecintaan kita pada wastra Indonesia. Mari ramaikan acara ini, tunjukkan bahwa perempuan Indonesia tidak hanya cantik berbudaya, tetapi juga bijak dalam berkonsumsi dan peduli lingkungan. Untuk Perempuan Indonesia, selamat berselancar mencari kebaya incaranmu.
Rahayu Sagung Dumadi
Penulis : Susi Enita Bolio (Susnit)
Tweedehands (niet gebruikt), maar kwaliteit, elegantie, archipel-erfgoed (Door Susnit) Nog steeds in de sfeer van Nationale Kebaya-dag heb ik geen tijd gehad om hierover te schrijven, maar het idee om het voor de jongere generatie makkelijker te maken om kebaya en de apparatuur ervan te krijgen, blijft nog steeds in gedachten rondzweven. Kebaya is inderdaad een onschatbaar cultureel erfgoed, maar wordt vaak belemmerd door de prijs en de kans voor vrouwen om het te bezitten. In het verleden, toen ik in een andere gemeenschap was, probeerde ik deze Prelove kebaya relatief goedkoop te verkopen, maar door andere drukte is dit ding al lange tijd verlaten. Blijkbaar bleef deze gedachte zich voortzetten, en uiteindelijk werd de dipper verwelkomd toen de Culturele Vrouwenvereniging (PPB) met het gedurfde idee kwam om een tweedehands kebaya-bazaar te organiseren, wat een nieuwe doorbraak was, en ik stemde meteen met dit idee in. Deze inspanning is nog heel nieuw te midden van de opkomst van fast fashion. De goedkope kebaya-bazaar is niet alleen een transactieplaats, maar ook een vorm van zorg voor het behoud van wastra en economische empowerment van de basis.
1. Als een inclusieve culturele erfgoedconservering (Bhineka tunggal ika). Kebaya is een symbool van de cultuur van de archipel en deze bazaar houdt vrouwen trots op het dragen van traditionele kleding, in plaats van het te verlaten omdat het duur of moeilijk te vinden is. Met betaalbare prijzen biedt deze bazaar de grootste mogelijke toegang voor de jongere generatie om kebaya te dragen bij diverse evenementen. Dit is een echte manier om cultuur te verankeren, niet alleen om het in een museum te houden.
2. Democratisering van mode (Kebaya for All). De "goedkope" prijs maakt kebaya niet langer elitair. Alle groepen, van jongeren tot moeders in het dorp, kunnen er elegant uitzien op bruiloften, kantoren of 17-jarigen zonder zich zorgen te maken over hun portemonnee.
3. Duurzame bewegingsinspanningen (Slow Fashion).
In een tijdperk van fast fashion dat het milieu vervuilt, is deze tweedehands bazaar een statement van een duurzame levensstijl, die een stuk kebaya een lang leven geeft en een vorm is van onze liefde voor de aarde. Elk verkocht stuk is een stuk textiel dat niet alleen op de vuilnisbelt belandt.
4. Het creëren van een circulaire economie en empowerment. Het is het vermelden waard dat dit de creatieve economie versterkt. Verkopers krijgen geld, kopers krijgen kwaliteit en gemeenschappen krijgen duurzame positieve energie. Deze inspanning is niet alleen kopen en verkopen, maar is een circulaire economie die de geest van wederzijdse samenwerking nieuw leven inblaast. Vrouwen steunen elkaar, delen kwaliteitskleding en creëren economische waarde uit items die niet meer worden gebruikt vanwege bekrompenheid, of al iets anders hebben.
5. Heb verhaalwaarden en een gevoel van solidariteit. Elke kebaya die op deze bazaar wordt aangeboden, bevat zeker prachtige verhalen van vorige eigenaren, waaronder mijzelf. Door het te kopen, draagt de nieuwe eigenaar mee aan het verzorgen van die herinnering terwijl hij een nieuw verhaal creëert. De warme sfeer van de bazaar moet ook een plek zijn voor vriendschap tussen medevrouwen die van cultuur houden. En ik ben trots dat er een prachtig verhaal van mij in gehaakt staat. Hopelijk zullen de eerste inspanningen om deze bazaar te organiseren een duurzame beweging zijn die routinematig wordt gehouden en meer regio's bereikt. Dit is duidelijk bewijs dat het behouden van cultuur niet strikt en duur hoeft te zijn, maar kan beginnen vanuit een eenvoudige en levendige beweging. Ik weet zeker dat dit een positief domino-effect zal veroorzaken voor onze liefde voor Indonesische wastra. Laten we dit evenement tot leven brengen, laten zien dat Indonesische vrouwen niet alleen mooi en gecultiveerd zijn, maar ook wijs in het consumeren en verzorgen van het milieu. Voor Indonesische vrouwen: veel plezier met surfen op zoek naar je doel-kebaya. Gefeliciteerd met jullie verjaardag allemaal
Auteur: Susi Enita Bolio (Susnit)
Bahagia sekali rasanya bisa berkegiatan, berpendapat, dan mengeluarkan ide2 yg diterima baik oleh teman2 di komunitas ini. Rencana untuk mengumpulkan/mendonasikan kebaya & jarit & sanggul Preloved kami ini akhirnya akan sgr terealisasikan dlm acara Bazar murah kebaya preloved & perlengkapannya yg akan kami gelar pd 26 Juli 2026 nnt di Taman Bungkul Surabaya.
Eh ada bonus Sesi konsultasi hukum gratis lho…Monggo diagendakan & ditandai tanggalnya Ayo teman2 kita ramaikan
Het is erg blij om actief te kunnen zijn, meningen te hebben en ideeën te kunnen bedenken die goed ontvangen worden door vrienden in deze gemeenschap. Het plan om onze tweedehands kebaya & jarit & bun te verzamelen/doneren zal eindelijk worden gerealiseerd tijdens het goedkope bazaar-evenement van preloved kebaya en de bijbehorende uitrusting, dat we op 26 juli 2026 houden in Taman Bungkul Surabaya. Eh, er is een bonus voor gratis juridische consultatiesessies, weet je... Laten we op de agenda komen en de datum markeren. Laten we onze vrienden opvrolijken.
Sungguh suatu keberuntungan bisa bertemu & mendapat “Holy Blessing” dari Rinpoche (Guru Agung) dari TIBET : HE Gongkar Dorji Denpa Rinpoche & Venerable Khyentse Ngawang Kassapo Suatu kebaikan kehidupan itu bisa bersumber dr siapa saja yg kita yakini kebenarannya. Maturnuwun Bapak AB Setiadji yg sdh kersa mengundang kami wonten padepokan yg sangat menyejukkan jiwa & raga : Bhre Pagung. Gusti & Semesta memberkahi panjenengan & kelg…Sadhu…Sadhu…Sadhu.. Rahayu…Berkah Dalem
Wat een zegen is het om de Heilige Zegen te ontmoeten en te ontvangen van de Rinpoche (Grote Meester) van TIBET: Z.E. Gongkar Dorji Denpa Rinpoche & Eerbiedwaardige Khyentse Ngawang Kassapo Een goedheid van het leven kan voortkomen van iedereen die wij als waar geloven. Dank aan de heer AB Setiadji die ons heeft uitgenodigd op een zeer rustgevende plek van ziel en lichaam: Bhre Pagung. God zegene jou en het universum... Triest... Triest... Helaas. Gefeliciteerd... Zegeningen in de Diepte
Turut berbahagia saat bisa memberi support pada anak2 muda yg berkarya & berdaya…dlm undangan Grand Opening Cafe “CERITA SELERA” Jl Teuku Umar 27 Surabaya, Sabtu 11 Juli 2026.Bergembira sekaligus bersosialisasi ttg kebaya & sanggul adalah salah satu kegiatan kami dlm upaya pelestarian kebaya & sanggul Nusantara.
Ik ben ook blij als ik jonge mensen die werken kan ondersteunen en empowerment... op uitnodiging van het Grand Opening Cafe "CERITA SELERA" Jl Teuku Umar 27 Surabaya, zaterdag 11 juli 2026. Blij zijn en socialiseren over kebaya en knotjes is een van onze activiteiten om kebaya en knotjes in de archipel te behouden.
BG Junction Mall Surabaya 04 Juli 2026
Disponsori oleh Pandan Leaf Catering & Adiraja EO, kami mendapat kesempatan untuk meramaikan acara Wedding Expo dgn mengisi acara Fashion Show dgn aneka model/motif kebaya.Moment spt ini sungguh kesempatan baik bagi kami untuk memperkenalkan kpd umum khususnya pengujung ttg serba-serbi dan nilai filosofi Kebaya serta Sanggul Nusantara…ini salah satu cara kami melestarikan busana Nusantara dgn riang gembira.Trimakasih teman2ku semua untuk partisipasinya yg luar biasa. Trimakasih Gusti & semesta. Salam budaya…Rahayu Nusantara
Gesponsord door Pandan Leaf Catering en Adiraja EO kregen we de kans om het Wedding Expo-evenement op te fleuren door de modeshow te vullen met verschillende kebaya-modellen/motieven. Dit moment is echt een goede gelegenheid om het grote publiek te introduceren, vooral het einde van de diversiteiten en filosofische waarden van Kebaya en Sanggul Nusantara... Dit is een van de manieren waarop we de mode van de archipel met vreugde bewaren. Dank jullie wel aan al mijn vrienden voor hun buitengewone deelname. Dank u God en het universum. Groeten uit de cultuur... Rahayu Nusantara
Bersatu menjadi satu wujud kepedulian Perkumpulan Perempuan Berbudaya untuk menanamkan budaya budaya yang sudah dikesampingkan.
Bersatu is een uiting van de zorg van de Culturele Vrouwenvereniging om een cultuur die terzijde is gelegd te bevorderen.
Langkah menyusuri Candi Sojiwan bersama para bhikkhu bukan sekadar perjalanan, tetapi juga kesempatan belajar tentang kebijaksanaan, toleransi, dan nilai-nilai luhur yang menyatukan.
@sorotan
Samen met de monniken door de Sojiwan-tempel lopen is niet alleen een reis, maar ook een kans om wijsheid, tolerantie en nobele waarden te leren die hen verenigen. @sorotan
Laksana Gunungan Wayang, kami berdiri teguh menjaga nilai, menyatukan kebersamaan, dan menghidupkan semangat nguri-uri budaya. Bersama, perempuan berbudaya menjadi cahaya yang menerangi perjalanan menuju kehidupan yang rukun, harmonis, dan bermartabat.
@sorotan
Net als Gunungan Wayang staan wij vastberaden om waarden te behouden, samenhorigheid te verenigen en de geest van culturele koestering nieuw leven in te blazen. Samen worden gecultiveerde vrouwen een licht dat de reis naar een harmonieus, harmonieus en waardig leven verlicht. @sorotan
Perkumpulan Perempuan Berbudaya: kebersamaan yang menghadirkan sukacita, persaudaraan yang menguatkan, dan budaya yang terus dilestarikan.
@sorotan
Cultured Women's Association: een saamhorigheid die vreugde brengt, een sterkere broederschap en een cultuur die blijft behouden. @sorotan
Sungguh suatu kehormatan kami berkesempatan menghadiri undangan Kirab budaya & Doa lintas iman sekaligus Sarasehan Budaya Kerajaan Wilwatikta Majapahit, yg dihadiri bbrp keturunan dr Raja2 se antero Nusantara & Malaysia. @Patung Budha Tidur, Candi Brahu & bbrp situs sekitar Bhumi Trowulan Mojokerto 24-25 Juni 2026. Salam budaya ….Rahayu Nusantara
Het is voor ons een ware eer om de uitnodiging bij te wonen voor de Interfaith Cultural Kirab & Prayer, evenals de Culturele Workshop van het Koninkrijk Wilwatikta Majapahit, die werd bijgewoond door de nakomelingen van de koningen uit de hele archipel en Maleisië. @Patung boeddhistische slaap, Brahu-tempel en andere locaties rond Bhumi Trowulan Mojokerto 24-25 juni 2026. Groeten uit de archipel
Pancasila adalah jiwa bangsa, pemersatu negeri, dan cahaya dalam keberagaman. Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Mari terus menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila is de ziel van de natie, de vereniger van het land en het licht in diversiteit. Gefeliciteerd met je verjaardag Pancasila, 1 juni 2026. Laten we de eenheid blijven bewaren, verschillen respecteren en de waarden ervan in het dagelijks leven beleven.
Reog Ponorogo, Dit is het begin van de Javaanse traditie vóór de rijstoogst, uitgevoerd vóór de rijstoogst
Reog Ponorogo, Ini acara wiwitan tradisi Jawa menjelang panen padi, dilakukan sebelum panen padi
Logofilosofie Logo van de Vrouwenvereniging met Cultuur - Toont de figuur van een archipelvrouw die elegant, flexibel is, maar toch vastberaden in het behouden van culturele identiteit. - De wastradoek die werd ontwikkeld symboliseert de rol van vrouwen als beschermers, verpleegsters en opvolgers van het voorouderlijk cultureel erfgoed. Het Nusantara wastra-motief vertegenwoordigt de diverse culturele rijkdom van Indonesië, maar is toch verenigd. Ondertussen weerspiegelen de bruine, beige, zwarte en botwitte kleuren de diepgang van traditionele waarden, wijsheid en de kracht van vrouwen in het behoud van cultuur. Via dit symbool is de Culturele Vrouwenvereniging een forum voor vrouwen om gezamenlijk het erfgoed te behouden en de cultuur van de archipel te behouden.
Sukarti
Filosofi Logo
Logo Perkumpulan Perempuan berBudaya, bron: Sukarti
- menggambarkan sosok perempuan Nusantara yang anggun, luwes, namun tetap tegas dalam menjaga jati diri budaya.
- Kain wastra yang dikembangkan melambangkan peran perempuan sebagai penjaga, perawat, dan penerus warisan budaya leluhur.
Motif wastra Nusantara merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia yang beragam namun tetap menyatu. Sementara warna coklat, krem, hitam, dan putih tulang mencerminkan kedalaman nilai tradisi, kebijaksanaan, serta kekuatan perempuan dalam melestarikan budaya.
Melalui simbol ini, Perkumpulan Perempuan berBudaya hadir sebagai wadah perempuan untuk bersama-sama melestarhikan warisan dan menjunjung tinggi budaya Nusantara.
V.l.n.r vierde persoon Ibu Lina en de zesde persoon is Ibu Mitha. Winnaars van de Fashion show Kebaya Legancy. Alle twee de winnaars zijn van WPSI/WBI.
Dari kiri ke kanan, keempat adalah Ibu Lina dan keenam adalah Ibu Mitha. Pemenang Peragaan busana Kebaya Legancy. Keduanya pemenang berasal dari WPSI/WBI.
Acara hari ini 6 mei 2026 bersama Persadir/Persatuan batik bordir Jawa Timur Indonesia.
Het evenement van vandaag is op 6 mei 2026 met Persadir/East Java Embroidery Batik Association Indonesia
Janganlah takut ditinggalkan…Takutlah ketika kamu diajak menormalisasi kebencian dan menjauhkan diri dr nilai2 kemanusiaan.
“Selamat pagi teman2ku tersayang…Selamat menikmati akhir pekan dgn penuh kegembiraan…”
Salam cinta…Salam budaya…Rahayu Nusantara
Wees niet bang om achtergelaten te worden... Wees bang als je wordt uitgenodigd om haat te normaliseren en afstand te nemen van menselijke waarden. "Goedemorgen, mijn beste vrienden... Geniet van het weekend met vreugde..." Groeten lieverd... Groeten uit de cultuur... Rahayu Nusantara
Winnaars Fashion Show Kebaya Legancy, Lina en Mitha v.l.n.r.
Menghadiri undangan Sarasehan dlm rangka memperingati Hari Kartini dgn Thema : Perempuan Berdaya, Indonesia Berjaya.
Bukan kebetulan kami disatukan dgn sahabat2 yg satu frekuensi dlm upaya pelestarian budaya Nusantara. Suasana yg hangat, terbuka, kekeluargaan saling mendukung adalah bbrp hal yg membuat kami nyaman untuk sll bertemu dan berbagi ide serta kasih sayang.
Smg acara yg sangat istimewa ini merupakan tonggak awal bagi kami untuk melanjutkan perjuangan kami dlm upaya pelestarian budaya Nusantara dgn sungguh2, niat baik dan berguna bagi negeri Indonesia.
Deelname aan de uitnodiging voor de workshop ter herdenking van Kartini-dag met als thema: Empowered Women, Successful Indonesia. Het is geen toeval dat we verenigd zijn met vrienden die op dezelfde frequentie actief zijn in pogingen om de cultuur van de archipel te behouden. Een warme, open, familiaire sfeer die elkaar steunt, is wat ons comfortabel maakt om elkaar te ontmoeten en ideeën en genegenheid te delen. Dit zeer bijzondere evenement is de eerste mijlpaal voor ons om onze strijd voort te zetten in de inspanning om de cultuur van de archipel met oprechtheid, goede bedoelingen en nut voor het land Indonesië te behouden.
Melestarikan budaya nusantara adalah hak setiap warga negara. Begitupun memakai sanggul & kebaya yg merupakan warisan leluhur adalah hak kita untuk memakainya. Kita melestarikan warisan leluhur/nenek moyang kita dgn cara yg elegant, penuh sukacita dan merdeka…
Het behouden van de cultuur van de archipel is het recht van elke burger. Evenzo is het dragen van cepol en kebaya, die voorouderlijk erfgoed zijn, ons recht om ze te dragen. We behouden het erfgoed van onze voorouders op een elegante, vreugdevolle en onafhankelijke manier...
Pertemanan itu soal hati…hati yg saling mengasihi saling peduli dan saling merindukan tanpa intervensi tanpa intimidasi & tekanan dr siapapun.
Ketika pertemanan dilandasi kasih sayang bisa dipastikan suasana menyenangkan, guyub rukun akan mengalir dgn sendirinya. Puji Gusti… hampir seumur hidupku pertemanan dgn siapapun sll terjaga..silaturahmi terjalin baik di saat suka maupun duka.
Vriendschap gaat over het hart... Harten die van elkaar houden, om elkaar geven en elkaar missen zonder inmenging, zonder intimidatie en druk van wie dan ook. Wanneer vriendschap gebaseerd is op genegenheid, is het zeker dat de sfeer prettig is, de harmonie zal vanzelf vloeien. Prijs de Heer... Bijna mijn hele leven vriendschap met iedereen die nog wakker is.. Vriendschap wordt zowel in tijden van vreugde als verdriet opgebouwd.